Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2016

Menanti Saat-Saat Informanku Pergi

Bilamana tatapan kita saling beradu, aku selalu ingin jadi yang pertama memalingkan wajah Bilamana kau beranjak dari kursi, aku yang pertama bertanya kemana perginya kaki mungil itu? Memantau bayangmu cukup membuatku ketagihan, Cuma lewat siluet itu aku berani mengirim senyum Berkat bayangan, aku bisa tau bagaimana kabarmu saat ini sampai cahaya berada persis di atas kepalamu, tidak ada lagi informan setia untukku.

Hobi Benciku

Aku benci uang. Ya, tapi aku bukanlah suci. Ingin sekali diri ini merampok semua yang kaya dan miskin tak terkecuali. Aku benci karena jual diri dan menjarah hanyalah hobi manusia tertentu bukan kebiasaan kita setiap hari.

Bulan Kelima

Seandainya dulu, tepatnya bulan ini kau tak sok jagoan memenuhi tanggung jawab sebagai kepala keluarga, mungkin kau yang pertama mengangkat pisau dan menodongkannya kepada aku yang bebal ini. Tapi sama saja, bulan kelima tetap saja menyisakan parut meskipun bukan dari mata pisaumu